PURWOKERTO – PT Kereta Api Indonesia (KAI) memperpanjang
relasi perjalanan KA Komuter Joglo Ekspess, dari semula melayani rute pendek
Solo – Yogyakarta menjadi Solo – Purwokerto. Seiring dengan itu, nama kereta
pun berubah menjadi KA Joglokerto.
KA penumpang kelas ekonomi ini rencananya mulai beroperasi pada Jumat
(25/9). “KA ini sebenarnya perpanjangan rute KA Joglo Ekspress yang sebelumnya
sudah beroperasi melayani rute Solo – Yogyakarta. Rute tersebut kemudian
diperpanjang hingga Purwokerto, mengingat potensi penumpang di jalur ini yang
cukup besar,” jelas Manajer Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto, Surono, Kamis
(24/9).
Dia menyebutkan, KA itu akan berangkat dari Solo menuju Purwokerto pukul 06.15, Yogyakarta pukul 07.19, dan tiba di Purwokerto pukul 10.01 WIB. Selanjutnya, dari Purwokerto KA berangkat menuju Solo pukul 10.38, Yogyakarta pukul 13.46, dan tiba di Solo pukul 14.46 WIB.
“Selama perjalanan di rute tersebut, KA Joglo kerto ini akan berhenti di
Stasiun Kroya, Sumpyuh, Gombong, Kebumen, Kutoarjo, Jenar, Wates, Yogyakarta,
Lempuyangan, Klaten, dan Purwosari,” jelasnya.
Mengenai tarif tiket, Surono menjelaskan, KA tersebut merupakan KA kelas
ekonomi komersial yang tidak mendapat subsidi PSO dari pemerintah. Untuk itu,
besaran tarif dibagi dalam tiga kategori dengan menggunakan sistem tarif batas
bawah dan batas atas.
Tarif batas bawah untuk jarak Purwokerto – Kebumen, Gombong – Yogya, dan
Kutoarjo – Solo atau sebaliknya sebesar Rp 50 ribu dan tarif batas atasnya Rp
100 ribu. Tarif batas bawah jarak Purwokerto – Yogyakarta atau sebaliknya Rp 60
ribu dan batas atas Rp 115 ribu. Sedangkan tarif batas bawah untuk jarak
Purwokerto – Solo PP Rp 70 ribu dan tarif batas atasnya Rp 135 ribu.
Selain mengoperasikan KA Joglokerto, Surono juga menjelaskan, mulai Jumat
(25/9), jadwal perjalanan KA Jakatingkir jurusan Purwosari – Pasarsenen,
mengalami perubahan. “Jadwal keberangkatan dari Stasiun Purwosari mundur dari
Pukul 15.45 menjadi 18.15 WIB. Dengan demikian, jadwal keberangkatan dari
stasiun selanjutnya, seperti Stasiun Lempuyangan, Kutoarjo, dan Purwokerto,
juga mundur sekitar 2,5 jam,” jelasnya.
Sementara itu, Humas PT KAI Daop VI Yogyakarta, Gatut Sutyatmono, mengatakan
untuk peluncuran perdana relasi ini pada 25 hingga 30 September, pihaknya
memberlakukan tarif batas bawah sebesar Rp 50 ribu per orang.
Menurutnya, pemesanan tiket dapat di layani H-7 sebelum pemberangkatan.
Pihaknya juga memberlakukan tarif khusus untuk relasi Kutoarjo-Yogya (PP) dan
Yogya-Solo (PP) sebesar Rp 20 ribu per penumpang. (Republika)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar